Top Ad unit 728 × 90

Berita Terbaru

recentposts

Juara Inovasi Pembelajaran Guru SD Bidang SORAM Tahun 2017

Lomba Inovasi Pembelajaran atau sering disebut Inobel adalah kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Kemdikbud. Setiap tahun Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Dirjen GTK melaksanakan kegiatan tahunnan guna menunjang kreatifitas guru seluruh Indonesia dalam mengajar.

Guru sebagai salah satu subsistem dari sistem pendidikan nasional memiliki peran strategis dalam mempersiapkan peserta didik menjadi anak Indonesia yang pintar, terampil, dan berkarakter. Kewajiban guru sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru Pasal 52 ayat (2) mencakup kegiatan pokok yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, serta melaksanakan tugas tambahan.

Proses pembelajaran di sekolah merupakan salah satu bagian yang terpenting dari pendidikan pada semua jenjang yang perlu ditingkatkan mutunya secara terus menerus. Dalam proses pembelajaran, peserta didik harus memperoleh pengalaman belajar untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Hal ini penting dilakukan semua pihak khususnya guru dalam upaya membentuk “insan Indonesia cerdas, kompetitif, dan berdaya saing tinggi” untuk menghadapi persaingan global. Sejalan dengan hal tersebut guru harus melakukan berbagai kegiatan pengembangan keprofesionalannya, di antaranya melalui pembelajaran yang inovatif. Untuk mencapai proses pembelajaran yang diinginkan tersebut maka 4 kompetensi guru mutlak dimiliki oleh setiap guru.

Pada tahun 2017 lomba inovasi pembelajaran dilaksanakan di Bali tepatnya pada bulan September. Berbeda dari tahun sebelumnya pada tahun 2017 ini semua seleksi dilaksanakan secara online melalui tahapan yang panjang, antara lain: Penilaian administrasi, penilaian similarity dan sitasi, penilaian naskah, penilaian produk, penilaian presentasi.

Dari ketiga pemenang dimasing-masing kategori: MIPA, IPSB, dan SORAM yang paling menarik perhatian saya adalah di bidang SORAM yang dimenangkan oleh Guru dari daerah Jawa Timur.

Fajar Tri Laksono, M.Pd. Nama lengkapnya, saya kerap menyapanya dengan sapaan "Mas Ustadz", selain karena perkataannya yang sering menyejukkan hati saya yang sering galau, sapaan Mas Ustadz memang pantas saya berikan kepadanya karena perawakannya yang tinggi besar "Berjenggot Tebal".

Bapak yang lahir pada tanggal 24 Februari 1981 di Sidoarjo ini telah memiliki segudang prestasi, 3 prestasi yang membuat saya bangga mengenal Mas Ustadz ini adalah:
  1. : Inovasi Pembelajaran tahun 2016 (Finalis)
  2. : Forum Ilmiah Guru tahun 2015 (Juara 2)
  3. : Teknologi Tepat Guna kab. Sidoarjo tahun 2014 (Juara 3) 
Pada kegiatan lomba inovasi pembelajaran tingkat nasional di tahun 2017 ini, beliau menciptakan inovasi yang tidak pernah saya fikirkan selama ini. Dengan menciptakan teropong berkamera untuk membelajarkan kreasi batik pada Siswanya di SD Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo. Teropong yang biasanya difikiran saya itu digunakan untuk "melihat benda yang sangat jauh", beliau malah menginovasikannya untuk melihat benda bentuk-bentuk batik. Melalui pemasangan kamera di dalam teropongnya peserta didik memperoleh bermacam-macam kreasi batik.
 
Pada dokumentasi penelitiannya terdapat foto anak yang sedang melakukan "Simulasi". Simulasi adalah satu metode pelatihan yang memperagakan sesuatu dalam bentuk tiruan yang mirip dengan keadaan yang sesungguhnya (asli). Pada tahap simulasi ini, siswa menggunakan media Teropong Berkamera untuk melihat gambar motif batik yang dapat dilihat melalui layar laptop. Mereka mengeksplorasi berbagai jenis motif batik yang muncul melalui tahapan simulasi. Caranya adalah dengan memutar teropong dan bereksperimen dengan manik-manik yang dipasang di tutup alat optik tersebut.

Jenis eksperimen pada tahap ini disebut Virtual Experiment, karena eksperimen yang dilakukan adalah eksperimen berbasis PC. Pada tahap ini siswa melakukan penyelidikan secara individu melakukan eksplorasi mencari dan menghimpun informasi, menggunakan media simulasi virtual untuk memperkaya pengalaman mengelola informasi, dan melakukan pengamatan. Tahapan ini juga sekaligus menjadi referensi virtual siswa dalam membuat rancangan desain motif batik.

Jika bapak ibu guru berencana menciptakan inovasi pembelajaran, tak ada salahnya jika menjadikan Naskah Inovasi Pembelajaran ini sebagai referensi. 

Berikut adalah link Downloadnya:
 Download

Demikianlah sedikit ulasan saya tentang Juara 1 Lomba Inovasi Pembelajaran Guru Tingkat Nasional Tahun 2017, semoga artikel ini dapat menjadikan referensi bagi kita semua. Amin.


Juara Inovasi Pembelajaran Guru SD Bidang SORAM Tahun 2017 Reviewed by Media Edukasi on Februari 17, 2018 Rating: 5

1 komentar:

All Rights Reserved by Media Edukasi ©2018
Powered By Blogger, Designed by Hendrik Sang Pencerah

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh enot-poloskun. Diberdayakan oleh Blogger.